Senin, 21 Februari 2011

Sejarah dan pengertian kungfu

Kung Fu adalah suatu seni beladiri dengan teknik pertahanan diri dan penyerangan atas lawan yang unit dari negeri Tiongkok. Asal mula dan sejarah kung fu pada umumnya dapat ditelusuri yaitu beribu-ribu tahun yang lalu di negeri Tiongkok dipraktekkan secara rahasia yang selanjutnya meluas dan merata ke daerah-daerah Timur dalam bentuk dan jenis yang bermacam-macam gerak tekniknya. Catatan-catatan tertulis tentang perkembangannya boleh dikata sudah tidak ada. Namun demikian, teori-teori umumnya menyatakan bahwa para Pendeta Budha yang pertama-tama menggunakan teknik mematahkan serangan lawan tanpa senjata (alat), dengan maksud untuk membela diri terhadap serangan dan gangguan para penjahat apabila para Pendeta tersebut sedang menjalankan misi agamanya. Lagi pula tidak diketahui dengan pasti teknik mana yang pertama kali digunakan akan tetapi yang jelas kebiasaan yang berlaku adalah spesialisasi bagi suatu teknik tertentu.
Disuatu daerah misalnya mempunyai kecakapan khusus membanting, di daerah yang lain mempunyai spesialisasi teknik menendang, sedangkan di daerah yang lainnya memakai teknik khusus memukul dengan tangan. Hal-hal tersebut mengakibatkan terdapatnya bagian-bagian yang disebut aliran-aliran kung fu.
Ada suatu cerita tradisional (legenda) tentang Pendeta Budha yang bernama Dharma yang menurut cerita tersebut Pendeta Dharma berasal dari suku Brahmana di sebelah selatan India. Pada suatu ketika, Pendeta Dharma pergi ke daratan Tiongkok kira-kira tahun 500 AD dan akhirnya tiba di daerah Liang. Di Ibukota Ching-Kang, ia memberikan pelajaran dan latihan-latihan pembelaan diri disamping pelajaran agama. Penguasa kerajaan setempat berminat untuk belajar terutama pelajaran agama dan ingin menyebarkan ajaran-ajaran Budha keseluruh daerah taklukan.
Pendeta Dharma selanjutnya meninggalkan daerah Liang dan menyeberangi sungai Yangtze menuju bagian utara Tiongkok dan tiba di negeri Wei dan menyendiri serta membangun sebuah Kuil yang kemudian disebut Kuil Siaw Liem (Siaw Liem Sie) di Shung-shan, propinsi Howan. Ia berdiam diri menyendiri (bertapa) selama waktu sembilan tahun sambil melakukan zen (meditasi) dengan cara duduk di atas sebuah batu karang yang besar. Pada saat itulah Pendeta Dharma menemukan rahasia-rahasia jasmani. Ia mengutarakan kepada murid-muridnya antara lain “semangat dan jasmani harus bersatu”, dan hal ini menjadi dasar dari kung fu.
Demikianlah kung fu mulai dipraktekkan oleh biarawan dan Imam-imam Tao Kinisha-Siaw Liem di propinsi Howan yang merupakan jantung daratan Tiongkok. Dalam biara Siaw Liem, murid-murid digembleng dengan cara melatih kung fu dan mempelajari seninya tentang hubungan aspek-aspek mental dan fisik. Kung fu bagi mereka bukan hanya merupakan suatu pengetahuan teknik membela diri tetapi juga merupakan suatu filsafat hidup. Kung fu mengandung ide-ide bagaimana memberi perlawanan yang mencelakakan lawan, melekuk-lekuk secara mudah dan ringan, meloncat dengan segala cara serta mengambil manfaat/keuntungan dari kekeliruan pelajaran dalam bentuk kehidupan.
Berkat ketekunan para murid Siaw Liem, kemampuan dan kemantapan serta keahlian mendidik para Imam Tao maka dalam Kuil Siaw Liem telah terbentuk Pendekar-pendekar yang kuat dan berdisiplin dalam keahlian membela diri dengan cara kung fu.
Namun dalam tahun 575 AD tentara kekaisaran menyerbu dan menghancurkan Kuil Siaw Liem serta membunuh sebagian biarawan dan Imam dengan tuduhan terdapat indikasi memberontak dan melawan kaisar.

Sejarah Karate

 Sejarah karate berasal dari seni beladiri tinju Cina diciptakan oleh Darma, guru Budha yang Agung, manakala tengah bermeditasi di Biara Shorinji, Mt-Sung, Provinsi Henan, Cina Generasi Darma selanjutnya menyebut bela diri ini dengan nama Shorinji Kempo yang berakar di Okinawa melalui kontaknya dengan Cina pada medio abad ke-14. Lahirnya karate sebagai seni bela diri diketahui pada abad ke – 19 adalah Matsumara Shukon seorang prajurit samurai. Menurut sejarah sebelum menjadi bagian dari jepang, Okinawa adalah suatu wilayah berbentuk kerajaan yang bebeas merdeka. Pada waktu itu Okinawa mengadakan hubungan dagang dengan pulau – pulau tetangga. Salah satu pulau tetangga yang menjalin hubungan kuat adalah Cina. Hasilnya Okinawa mendapatkan pengaruh yang kuat akan budaya Cina. Sebagai pengaruh pertukaran budaa itu banyak orang-orang Cina dengan latar belakang yang berbeda-beda datang ke Okinawa mengajarkan bela dirinya pada orang-orang setempat. Sebaliknya orang-orang Okinawa juga banyak yang Hijrah ke Cina sekembalinya ke Okinawa mengajarkan ilmu yang sudah didapatkan di Cina. Pada tahun 1477 Raja Soshin Nagamine di Okinawa memberlakukan larangan pemilikan senjata bagi golongan pendekata. Tahun 1608 kelompok Samurai Satsuma di pimpin oleh Shimazu Lehisa masuk ke Okinawa dan tetap meneruskan larangan ini. Bahkan pengadilan Bakhucon juga menghukum bagi orang yang melanggar larangan sebagai tindak lanjut atas peraturan ini orang-orang Okinawa berlatih Okinawa te (begitu mereka menyebutnya) dan Ryukyu Kobudo (Seni senjata) secara sembunyi-sembunyi mereka berlatih. Tiga aliranpun muncul masing-masing memiliki ciri khas yang namanya sesuai dengan daerah asalnya, yaitu : Tomori, Shuri, dan Naha. Namun demikian pada akhirnya Okinawae mulai diajarkan ke sekolah-sekolah tidak lama setelah itu Okinawa menjadi bagian dari Jepang, membuka jalan bagi karate masuk ke Jepang. Gichin Funakoshi sebagai instruktur pertama ditunjuk mengadakan demonstrasi karate di luar Okinawa bagi orang-orang Jepang. Gitchin Funakoshi sebagai Bapak Karate dunia dilahirkan di Shuri, Okinawa, pada tahun 1868. Funakoshis belajar karate pada Azato dan Itosu. Setelah berlatih begitu lama, untuk pada tahun 1916 Gitchin Funakoshi di undang ke Jepang unuk mengadakan demonstrasi di Butokukai yang merupakan pusat dari seluruh bela diri Jepang saat itu. Selanjutnya pada tahun 1921, Putra Mahkota yang kelak akan menjadi kaisra Jepang datang ke Okinawa dan meminta Funakoshi untuk demonstrasi karate. Bagi Gitchin Funakoshi undangan ini sangat besar artinya karena demonstrasi itu dilakukan di arena istana Shuri. Setelah demonstrasinya yang kedua di Jepang, Gitchin Funakoshi seterusnya tinggal di Jepang selama di Jepang pula Gitchin Funakoshi banyak menulis buku-bukunya yang terkenal hingga sekarang seperti “Ryukyu Kempo : Karate” dan “Karate do Kyoan”. Sejah saat itu klub-klub karate terus bermunculan baik di sekolah dan Universitas. Gichin funakoshi selain ahli karate juga pandai dalam sastra dan kaligrafi. Nama Shotokan diperolehnya sejak kegemarannya mndaki gunung Torao (yang dalam kenyataannya berarti ekor harimai). Diana dari sana terdapat banyak pohon cemara ditiup angin yang bergerak seolah gelombang yang memecah dipantai. Terinspirasi oleh hal itu Gichin funakoshi menulis sebuah nama “Shoto” sebuah nama yang berarti kumpulan cemara yang bergerak seolah gelombang, dan “Kan” yang berarti ruang atau balai utama tempat murid-muridnya berlatih. Simbol harimau yang digunakan karate shotokan yang dilukis oleh Hoan Kosugi (Salah satu murid pertama Gichin Funakoshi), mengarah kepada filosofi tradisional Cina yang mempunyai makna bahwa “Harimau tidak pernah tidur”. Digunakan dalam karate Shotokan karena bermakna kewaspadaan dari harimau yang sedang terjaga dan juga ketenangan diri pikiran yang damai yang dirasakan Gichin Funakoshi ketika sedang mendengarkan suara gelombang pohon cemara dari atas Gunung Torato. Sekalipun Gichin Funakoshi tidak pernah memberi nama pada aliran karatenya, murid-muridnya mengambil nama itu untuk dojo yang didirikannya di Tokyo sekitar tahun 1936 sebagai penghormatan pada sang guru. Shotokan adalah karate yang mempunyai ciri khas beragam teknik pukulan, tendangan dan lompatan, gerakan yang ringan dan cepat. Gichin Funakoshi percaya bahwa akan membutuhkan waktu seumur hidup untuk berlatih menguasai untuk penekanan fisik dan bela diri. Gichin Funakoshi mempertegas keyakinannya bahwa karate adalah sebuah seni. Selanjutnya Gicin Funakoshi menjelaskan makna kata “kara” pada karate mengarah kepada sifat kejujuran, rendah hati dari seseorang. Walaupun demikian sifat kesatria tetap tertanam dalam kerendahan hatinya, demi keadilan berani maju sekalipun berjuta lawan tengah menggu.






SEJARAH KARATE

  1. Gichin Funakoshi dilahirkan pada tahun 1868 di Suri bagian dari Okinawa
  2. Gichin Funakoshi dinobatkan sebagai Bapak Karate Dunia pada tahun 1931
  3. Gichin Funakoshi menulis bukunya yang pertama berjudul Karatedo Kyohan dalam huruf kanji pada tahun 1936
  4. Masatoshi Nakayama membentuk Japan Karate Asosiation (JKA) pada tahun 1955
  5. Pertandingan karate pertama dilaksanakan pada tahun 1957, di Tokyo
  6. Exibition Olympiade Karate pada tahun 1968, di Mexico
  7. Kejuaran Dunia Karate Pertama pada tahun 1970, di Tokyo
  8. World Union Karate Organisation (WUKO) di akui oleh Internasional Organisation Comite ( I O C ) pada tahun 1986.
  9. Pada tahun 1993 World Union Karate Organisation ( WUKO ) di bekukan oleh I O C Ex (WUKO) berubah menjadi World Karate Federation (WKF) sampai saat ini.
  10. Gichin Funakoshi wafat pada tanggal 26 April 1957.

Sabtu, 19 Februari 2011

Cara Melihat Hantu

Tips 1:
Gunakan payung. Buka payung anda dan anda berteduh dibawahnya. lakukan sendiri dan dimalam hari.

Tips 2 :
Rentangkan kaki anda terus jongkok. Lihatlah kebelakang diantara kedua kaki anda yang sudah terentang tadi. Apabila terlihat penampakan jangan sekali-kali anda berbalik badan untuk melihatnya. Apablia anda melakukannya maka makhluk tersebut akan berada cuman 5 cm dari hadapan anda dan walhasil bisa membuat anda blingsatan (sawan). Apabila anda takut anda bisa berjalan dengan membelakangi makhluk tersebut sambil membaca doa., kalau tidak anda akan terus diikuti kemana pun anda pergi.

Tips 3 :
Anda tidak menggunakan sehelai benang pun dan berada sendiri di tempat yang anda anggap angker.
Cara ini sangat tidak saya anjurkan, soalnya kalau kepergok satpam ntar dikira orgil.

Tips 4 :
Ambil hati monyet yang masih segar secukupnya terus bakar hati tersebut menjadi arang, tumbuk sampai menjadi halus. Setelah itu oleskan bubuk arang tersebut ke kedua kelopak mata anda. Biasanya setelah itu anda akan lgs melihat hal yang tidak terlihat oleh mata biasa.

Tips 5 :
Bakar kemenyan arab + hio cina ditempat yang dianggap angker. Jangan berbicara dalam melakukannya.

Tips 6 :
Ambil sekepal terasi asli (gak pake formalin) terus bakar terasi tersebut di tempat yang biasanya dibilang angker. Kalo ditempat tersebut bener2 ada penunggunya biasanya gak berapa lama akan nongol. Harap berhati-hati kalo dah nongol soalnya mereka (jin) nongol dalam keadaan marah. Gmn gak marah terasi kan bau bgt Geto Loch. Dalam melakukan tata cara ini diharapkan dalam keadaan tidak berbicara.

Tips 7 :
Yang kali ini agak konyol seh, tapi silahkan coba. Pipis di pohon besar ataupun bangunan tua yang angker.yakin deh burungnya akan terbang enghilang. Kalau tidak percaya coba saja, khan tau-tau disentil ma setan2 cewek thu burung.wkwkwkkwk….

Tips 8 :
Lakukan secara berdua. Anda dan teman anda bercerita masalah hantu di tempat yang anda anggap angker. Biasanya selama anda bercerita makhluk2 halus senang sekali mendengarkan cerita mengenai meraka. Biasanya mereka ada di belakang orang yang bercerita.

Tips 9:
Gunakan minyak pemanggil makhluk halus. Banyak dijual di pasar.
Cara ini 50-50. Kadang muncul kadang tidak.

Tips 10:
Tip terakhir adalah tips paling jitu, saya jamin ketemu setan!!!!tipnya adalah silahkan anda bunuh diri aja khan bisa lewat setan. Khan setan adalah roh,nah khan kalo kita sudah game over juga jadi roh. Jadi sama-sam roh khan bisa liat2an apalagi omong2an juga bisa lho.heheheh

Teknik Dasar Karate

( KIHON)

Dasar dasar untuk mempelajari teknik karate untuk pemula di bagi menjadi beberapa teknik, seseorang yang ingin mempelajari teknik katrate wajib menguasai teknik dasar dalam mempelajari karate. Teknik ini terbagi menjadi

1. Teknik Berdiri (Kuda-Kuda)

Pada teknik ini bagi seorang karate-ka adalah bagian yang sangat penting. Kuda kuda merupakan awal dari semua gerakan yang akan di pelajari dari teknik ilmu beladiri karate ini. Didalam latihan ini harusalah dilakukan dengan baik agar dalam setiap gerakan yang di lakukan tidak kaku, dan gerakan yang dihasilkan dari kuda-kuda yang baik lebih sempurna.

Dalam kondisi yang rilek tetapi dalam keadaan siaga agar seorang karate dapat menghadapi situasi yang yang terjadi dalam keadaan bagaimanapun. Namun pada saat melakukan tangkisan dan serangan agar dapat mengkondisikan tubuh dengan sempurna agar keadaan tubuh tetap seimbang, apa bila terjadi kesalahan dalam penempatan kuda-kuda maka akan terjadi ketidak seimbangan tubuh.

Di dalam karate ada beberapa teknik kuda-kuda di antaranya adalah :

a) Kuda – kuda berdiri normal ( Heisoku-Dachi )

Ialah kuda-kuda berdiri di tempat, di mana keua kaki rapat, serta ibu jari juga rapat serta menghadap kedepan,

b) Berdiri Dengan kaki terbuka ( Hachiji-dachi )

Posisi kuda-kuda ini di lakukan pada saat seorang karateka melakukan sikap siap- dan merupakan awal gerakan untuk memulai gerakan selanjutnya.

c) Berdiri Tunggang Kuda (kiba-dachi)

Adalah teknik kuda-kuda yang titik berat pada tengah-tengah dan pada saat melakukan kuda-kuda ini, tubuh di topang oleh kedua kaki, dan pada saat melakukan kuda-kuda ini posisi tubuh tetap tegah dan kedua telapak kaki menghadap kedepan. Adapun lebar bukaan kaki adalah dua kali bahu

d) Kuda-kuda dengan tekuk di depan. ( zen- Kutsu-dachi )

Kuda-kuda ini di lakukan dengan kaki depan di tekuk dan sejajar dengan lutut, sedangkan kaki belakang tetap lurus. Ibu jari agak sedikit masuk kedalam dan tapak kaki menapak dengan rata di lantai, adapun titik berat dapat pada kuda-kuda ini adalah 60 % untuk kaki depan dan 40% untuk kaki belakang.

Kuda-kuda tekuk kaki belakang ( Kokutsu-Dachi)

Kuda-kuda ini kaki belakang yang di tekuk dan posisi lutut dan ibu jari sejajar, dan kaki depan agak lurus dan sedikit di tekuk pada lutut posisi tubuh tetap dalam keadaan tegak. . Dan apa bila tapak kaki di tarik lirus tampak sejajar dan apabila kedua kaki di rapatkan seolah-olah membentuk huruf L

f) Kuda-kuda dengan kedua kaki ditekuk ( Neiko-ashi-dachi )

Kuda kuda ini dapat di lakukan dengan kedua kaki di tekuk dan pada kaki depan telapak kaki di jinjitkan, sedangkan kaki belakang tetap menempel pada lantai. Titik berat pada kuda kuda ini terletak pada kaki belakang sebagai tumpuan. Posisi tubuh tetap dalam keadaan tegak.

2. Teknik Pukulan (ZUKI)

Pukulan dengan posisi berdiri (Choku Zuki)Tahap awal dalam latihan memukul dalam latihan karate, pukulan ini merupakan dasar dari teknik pukulan dalam latihan karate. Posisi tangan memukul kedepan dengan tangan salah satu berada pada pinggang ( sabuk ), pa da saat memukul luncuran taangan dari pinggang dan arah pukulan ke depan pada saat meluncurkan pukulan posisi awal tangan menggenggam dan menghadap ke atas dan sewaktu meluncurkan tangan pelahan-lahan memutar tangan dan menjadi pukulan yang sempurna.

Lebih lanjut tentang: Teknik dasar karate

Rabu, 16 Februari 2011

Biografi Cyril Takayama

Nama Lengkap
:
Cyril Takayama

Nama Panggilan
:
Cyril

Jenis Kelamin
:
Laki-Laki

Tempat, Tgl Lahir
:
Holywood, California, 27 September 1973


Biografi :

Lahir dari ayah keturunan Jepang dan ibu berdarah Maroko dan Perancis, Cyril Takayama dikenal sebagai pesulap yang besar dari dunia maya. Pesulap kelahiran Hollywood, California, 27 September 1973 silam, belajar sulap sejak kecil. Berawal ketika ia menyaksikan pertunjukan sulap di Las Vegas, saat itu ia masih berusia 6 tahun. Menginjak usia 12 tahun ia masuk program sulap junior di Magic Castle, Hollywood, untuk belajar sulap lebih intensif.

Saat berada di bangku SMP, Cyril sudah mampu memukau penonton dengan sulapnya. Sayangnya kehidupan akademisnya tidak terlalu bagus, membuatnya harus dikeluarkan dari sekolah saat ia berusia 15 tahun, dan selang setahun kemudian di usia 16 tahun, ia putus sekolah. Sang ayah yang kecewa dengannya, memutuskan mengirimkannya ke Jepang. Dalam perjalanan, ia memutuskan untuk tinggal di Tokyo. Di sinilah ia bertemu seorang pemilik hotel yang akhirnya mempekerjakannya di hotelnya sebagai seorang pesulap.

Terkesan dengan sulapnya, pada 1991, ia mulai dikirim untuk mengikuti kompetisi sulap. Ia dianugerahi Juara I dalam kompetisi International Federation of Magic Societies. Berlanjut pada 2001, ia dan partner-nya, Jane, memenangkan Golden Lion Award dalam ajang Siegfried and Roy’s World Magic Seminar di Las Vegas.

Tak hanya terkenal di Jepang, sejak 2005 popularitas Cyril semakin terkenal dengan bantuan internet. Lewat situs YouTube, banyak ditemukan video-video performance Cyril, sehingga membuatnya semakin dikenal luas.

Dalam ajang Annual Academy of Magical Arts Awards tahun 2007 (sekelas penghargaan Academy Awards untuk dunia sulap), ia memenangkan penghargaan Magician of the Year dan di tahun yang sama ia meraih predikat Best Magician dalam The Magic Woods Awards.

Cyril yang kerap menyamar dengan sebutan Sero Jisan (bahasa Jepang yang berarti Old Man Cyril) ketika sedang berjalan-jalan ini, melakukan pertunjukan sulap di 35 kota di Jepang pada 2008 lalu yang semua tiketnya terjual habis. Dan pada acara spesialnya yang ke-15, ia memfilmkannya yang kemudian ditayangkan di Fuji TV. Tayangan ini berhasil memperoleh rating tertinggi pada malam itu.

Selain tampil sebagai pesulap, Cyril juga sempat membawakan acara MTV Video Music Awards 2008 dan tampil sebagai cameo di film REDBELT.

Mulai November 2009, kehebatan sulap Cyril tak hanya tampil di Jepang dan internet. Ia tampil di acara CYRIL: SIMPLY MAGIC di saluran televisi berbayar, AXN Asia.

Sejarah Yip Man Dari Foshan,guru besar Bruce Lee

Yip Man lahir pada tahun 1898 di kota Fushan di kabupaten Namhoi, Provinsi Kwangtung, di Tiongkok Selatan, seorang anak dari sebuah keluarga pedagang kaya. Keluarga Yip Man mengijinkan master Chan Wah Shun, seorang jago silat aliran Wing Chun, untuk hidup dan mengajar sekelompok kecil murid-murid di kuil keluarga, karena reputasi master Chan sebagai seorang pesilat yang menghalau pencuri dan penyamun yang menyerang bisnis keluarga. Pada umur 9 tahun akhirnya Yip Man menjadi murid master Chan Wah Sun.
Pada satu kesempatan Yip berani untuk pergi menantang seorang master kungfu tua yang bekerja di perusahaan sutra. Pria itu berusia 50-an dan sangat eksentrik. Yip Man menemui orang tersebut, Yip pertama-tama mengeluarkan seluruh jurus Siu Lim Tao dari Wing Chun. Setelah itu orang tua itu setuju untuk sebuah pertandingan, Yip segera menyerang orang tua itu dan mendapati dirinya tercebur ke perairan Hongkong Bay.
Setelah berulang kali mencoba dan mengulangi serangan-serangan, tak ada satu pun yang mengenai sasaran. Yip Man pun akhirnya ingin belajar dari orang tua itu. Yip Man segera tahu bahwa lelaki tua itu adalah Leung Bik. Leung Bik menjelaskan perbedaan dalam Wing Chun yang diajarkannya dibandingkan gaya Shun Chan dan mulai mengajar Yip Man sebagai seorang murid.
Yip Man dan Leung Bik belajar bersama selama dua setengah tahun.
Yip Man kembali ke Fushan dan berkata kepada seniornya tentang lelaki tua itu bahwa ia telah bertemu. Ketika seniornya mengejek dia, Yip Man menantang mereka dan mengalahkan mereka dengan pengetahuan barunya. Yip Man tinggal di Fushan di mana ia terlibat dengan polisi dan mengangkat nama keluarga. Yip Man Pada tahun 1948 melarikan diri ke Hong Kong selama Revolusi oleh Jepang.
Di Hong Kong, menjadi seorang tunawisma dan tidak punya uang, Yip Man diberikan perlindungan dan bekerja di sebuah restoran. Yip Man mengamati instruktur (Leung Sheung) yang mengajar suatu kelas di restoran tersebut. Leung Sheung pada waktu itu seorang praktisi kung fu Bak Mei. Setelah mengamati kelas selama beberapa waktu, Yip Man mendemonstrasikan keterampilan Wing Chun-nya pada Leung Sheung. Yip Man pun menjadikan Leung Sheung sebagai murid pertama di Hong Kong. Setelah ini Yip Man mulai mengajar Wing Chun ke Asosiasi Pekerja Restoran. Yip Man akhirnya pindah tempat pengajaran.

Senin, 14 Februari 2011

Friends

3 Srigala Terakhir
Fesah
Theresia
David
Nando
Nawir
 Gerald
 Joey